Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Penerbitan Surat Berharga Multifinance Anjlok 12,71%, Jadi Rp62,19 Triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penerbitan surat berharga oleh perusahaan multifinance turun 12,71% secara tahunan (yoy) menjadi Rp62,19 triliun pada Juli 2026. Penurunan ini dipengaruhi oleh kondisi pasar keuangan yang belum optimal dan penurunan kebutuhan pendanaan dari industri multifinance yang tengah mengalami kontraksi. Perusahaan multifinance menggunakan penerbitan surat berharga sebagai strategi diversifikasi sumber pendanaan dan meningkatkan likuiditas. Menurut Agusman dari OJK, peluang penerbitan surat berharga masih terbuka hingga akhir 2026, tergantung perkembangan pasar keuangan dan kebutuhan sektor pembiayaan. Data menunjukkan adanya tekanan pada sektor multifinance, seperti kemampuan bayar masyarakat yang menurun dan NPF mencapai 42 perusahaan di atas 5%, serta kontraksi bisnis alat berat sebesar 0,22%.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait