Fenomena Baru Ekonomi Bali: Sektor Konstruksi Geser Pariwisata
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada triwulan II 2026, pertumbuhan ekonomi Bali mencapai 5,78 persen year-on-year dengan PDRB sebesar Rp47,34 triliun, meningkat dari 5,58 persen pada triwulan I. Fenomena baru terjadi di mana sektor konstruksi dan administrasi pemerintah menggeser pariwisana sebagai penyumbang pertumbuhan terbesar masing-masing sebesar 0,82 persen. Sektor akomodasi dan makan-minuman yang biasanya mendominasi turun menjadi 0,74 persen, sementara perdagangan besar dan eceran menyumbang 0,79 persen serta pertanian, kehutanan, dan perikanan sekitar 0,77 persen.
Bagikan
Berita terkait
Manufaktur Harus Tumbuh 25%-30% agar Ekonomi Indonesia Sentuh 8%
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 21.41
Viral Hotel di Bali Dilego Puluhan Miliar, Terkuak Penyebab Aslinya, ternyata
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 16.54
Wayan Koster Bicara Pentingnya Perlindungan Lahan Pertanian di Bali
Detik.com · 21 September 2026 pukul 18.45
Bima Arya Sentil Kepala Daerah, Target Ekonomi 8 Persen Bisa Ambyar Jika Cuma Andalkan Belanja
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 12.21