Fenomena Jobless Boom: Ekonomi Tumbuh Pesat, Lapangan Kerja Menyusut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fenomena 'jobless boom' menggambarkan kondisi ekonomi yang tumbuh pesat namun diikuti penyusutan lapangan kerja. Jajak pendapat Patrick Collison menunjukkan prediksi pertumbuhan ekonomi mencapai 4,3% dalam lima tahun, namun penyerapan tenaga kerja diperkirakan anjlok 8%. Hal ini didorong oleh optimisme AI yang mampu meningkatkan output ekonomi secara masif meski membuat banyak pekerja menjadi redundan.
Data menunjukkan laba perusahaan S&P 500 meningkat menjadi 13%, dipicu permintaan infrastruktur AI yang meluas ke sektor nonteknologi. Namun, terjadi anomali ketenagakerjaan di mana jumlah payroll menyusut dan lowongan kerja berada pada titik terendah pascapandemi. Meskipun angka pengangguran stabil di kisaran 4% karena faktor demografi, pertumbuhan upah tahunan hanya 3,2%, menandakan pemberi kerja tidak lagi agresif mencari talenta.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 10.40
Prabowo Pamer Realisasi Investasi Tembus Rp 1.010 Triliun di Tengah Badai Geopolitik
Berita terkait
Manufaktur Harus Tumbuh 25%-30% agar Ekonomi Indonesia Sentuh 8%
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 21.41
Pemerintah Pengin Ekonomi Tumbuh 8%, Manufaktur Jangan Sampai Loyo!
Detik.com · 26 September 2026 pukul 18.25
Mencari Titik Temu antara Perlindungan Pekerja dan Penciptaan Kerja
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 15.36
Dulu Bergaji Tinggi, Pekerjaan Ini Sekarang Jadi Ladang Pengangguran
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 18.50