Filosofi Seragam Upacara Baru TNI: Angkat Beskap dan Kearifan Lokal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

TNI memperkenalkan Pakaian Dinas Upacara (PDU) baru pada HUT ke-81 TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan bahwa seragam baru mengangkat filosofi kebudayaan Indonesia melalui penggunaan model beskap dan kearifan lokal. "Kita kebudayaan. Jadi kita lebih ke ini kan beskap ya, kearifan lokal supaya kita bisa mandirilah secara pakaian," ujar Agus. Seragang upacara baru ini digunakan oleh seluruh jajaran TNI dari tiga matra: Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. PDU baru memiliki ciri khas berupa list merah pada kerah dan bordiran berupa untaian bunga pada pergelangan tangan. Agus menekankan bahwa penggunaan beskap bertujuan memberikan ciri khas budaya Indonesia pada pakaian yang dipakai oleh prajurit TNI. Menjawab pertanyaan mengenai kemiripan desain dengan seragam militer Korea Utara dan Kerajaan Inggris, Agus menyatakan bahwa hal tersebut wajar karena pakaian militer di negara-negara Asia, termasuk ASEAN, cenderung mirip. "Ya kan kita pakaian sama. Di Asia tuh pakaian hampir sama ya," katanya. Ia juga menambahkan bahwa seragam militer di berbagai negara memiliki kemiripan karena dulunya satu rumpun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 5 Oktober 2026 pukul 13.46
Desain Seragam PDU 1 TNI Berganti, Panglima TNI: Terinspirasi Beskap
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 13.45
TNI Perkenalkan Pakaian Dinas Upacara Baru di HUT Ke-81, Terinspirasi Beskap
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 13.33
Pakaian Dinas Upacara Baru Mirip Seragam Korut, Panglima TNI: Di Asia Itu Hampir Sama
Berita terkait
Pertahanan Semesta dan Wajib Militer
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 15.31
Said Abdullah: Pertahanan Semesta Tetap Relevan bagi Indonesia
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 15.13
TNI Sebar Pasukan Sampai ke Pulau Terkecil, 17 Ribu Pulau Harus Diamankan
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 14.28
Sertifikat HAM Bukan Jaminan
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 14.00