Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Pertahanan Semesta dan Wajib Militer

Artikel ini membahas relevansi doktrin pertahanan semesta di Indonesia dalam menghadapi ancaman perang asimetri dan hibrida. Penulis menekankan bahwa meskipun TNI adalah kekuatan utama, dukungan rakyat terlatih sangat diperlukan karena keterbatasan fiskal dan kompleksitas ancaman modern yang sering terjadi dalam rezim tertib sipil.

Penulis mengusulkan perluasan komponen cadangan melalui kemungkinan penerapan wajib militer terbatas bagi pemuda usia 18 tahun. Program ini bertujuan membangun kedisiplinan, budi pekerti, dan kesadaran bela negara. Selain itu, pelatihan bagi kaum profesional diusulkan untuk meningkatkan kapasitas inovasi dan produktivitas nasional guna menciptakan efek penggentar pertahanan yang kuat melalui sinergi TNI dan rakyat.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait