Foto: 96 Jenazah Banjir Nepal Dimakamkan Tanpa Identitas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebanyak 96 jenazah korban banjir bandang di Nepal yang belum teridentifikasi dimakamkan dalam upacara massal di Devghat, Chitwan, pada 30 Agustus 2026. Lokasi pemakaman tersebut digunakan karena banyaknya jenazah yang tidak dapat langsung diproses, dengan lebih dari 100 jenazah lainnya diperkirakan akan ditambahkan. Setiap jenazah diberi penanda dan lokasinya dicatat, sementara petugas mengambil sampel DNA untuk proses identifikasi. Banjir bandang yang disebabkan oleh runtuhnya gletser menyentuh wilayah perbatasan Nepal dan China, menyebabkan sekitar 750 kematian dan lebih dari 3.000 orang hilang. Tim forensik dari India dan China turun tangi membantu pencarian identitas korban melalui analisis DNA. Banyak jenazah mengalami pembusukan akibat tertahan di air dan lumpur, sehingga petugas harus menggunakan perlengkapan pelindung diri saat menangani jenazah yang terus tiba dari lokasi bencana.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 September 2026 pukul 16.29
Gletser Pegunungan Timbulkan Bahaya Tsunami dari Langit
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 14.09
Banjir Dahsyat Nepal-Tibet: Korban Tewas Tembus 1.000 Orang, 500 Pekerja Terjebak di Terowongan
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 07.40
Nepal Masih Cari 933 Orang Yang Terperangkap Banjir di Terowongan PLTA
Detik.com · 1 September 2026 pukul 05.31
Analisis Data 2.500 Bangunan Hancur Imbas Banjir Bandang di Lembah Nepal
Berita terkait
Mengapa Banjir di Nepal Sangat Mengerikan? Ini Penjelasan Ilmuwan
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 22.02
Nepal Waswas Banjir Dahsyat Lagi, Korban Tewas Tembus 800 Orang, 3.000 Lebih Masih Hilang
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 11.45
Nepal Waspadai Banjir Susulan
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 07.58
3.000 Orang Masih Hilang, Tim Pencarian Korban Banjir Nepal Terus Berjuang
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 18.35