FOTO: Warga Banten Keluhkan Mata Perih Imbas Abu Erupsi Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga di sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Serang, Banten, mengeluhkan kondisi mata yang perih dan iritasi akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Abu gunung berapi tersebut membawa partikel halus yang dapat menyebar cukup jauh hingga menjangkau wilayah permukiman warga. Akibatnya, banyak warga yang kesulitan beraktivitas normal dan sebagian besar menggunakan masker untuk melindungi jalan napas. Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan segera memberikan informasi resmi mengenai tingkat bahaya abu vulkanik serta langkah-langkah penanganan yang perlu dilakukan warga. Erupsi Anak Krakatau telah beberapa kali menyebabkan penutupan bandara dan gangguan transportasi udara akibat visibilitas menurun. Warga disarankan untuk tetap mendiamkan diri di dalam rumah, menjaga kebersihan diri, dan menghindari aktivitas di luar ruang terbuka saat kondisi abu masih tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 September 2026 pukul 10.44
Waspada Paparan Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Cara Melindungi Diri
kumparan · 6 September 2026 pukul 13.14
Erupsi Anak Krakatau, Bandara Husein Sastranegara Bandung Ditutup Sementara
JawaPos · 6 September 2026 pukul 13.00
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Kesehatan, Menkes Minta Warga Tak Panik
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 12.35
Abu Anak Krakatau Ganggu Warga, BNPB Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca
Berita terkait
5 Bandara di Indonesia Ditutup Akibat Erupsi Anak Krakatau
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 12.26
BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca untuk Bersihkan Abu Vulkanik Anak Krakatau
JawaPos · 6 September 2026 pukul 12.00
Abu Vulkanik G. Anak Krakatau Mengandung Silika Seperti Serpihan Kaca yang Tajam
kumparan · 6 September 2026 pukul 11.46
Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 11.44