Freeport Punya Proyek Tambang Bawah Tanah Baru, Beroperasi di 2029
CNBC Indonesia± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Freeport Indonesia (PTFI) mengembangkan tambang bawah tanah Kucing Liar di kawasan Grasberg, Tembagapura, Papua Tengah. Proyek dengan investasi awal US$1,4 miliar (Rp25 triliun) diharapkan beroperasi pada 2029, dengan produksi ramp-up tahun 2030. Tambang mampu menghasilkan 750 juta pon tembaga dan 735.000 ons emas per tahun. Hingga Juni 2026, PTFI telah menyalurkan US$1,4 miliar untuk pengembangan. Diperkirakan membutuhkan investasi tambahan US$4 miliar hingga 2033.
Bagikan
Berita terkait
Jangan Kaget! RI Punya Cadangan Emas Raksasa Melebihi Freeport
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 09.00
Freeport Sudah Ajukan Perpanjangan Izin Tambang (IUPK), Ini Kata ESDM
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 20.20
Freeport Bakal Mulai Produksikan Tambang Bawah Tanah Baru di 2029
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 18.30
Bos Freeport Buka-bukaan Progres Pengembangan Tambang Bawah Tanah Baru
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 16.20