Gagal ke Parlemen di 2024, PPP Susun 3 Strategi Hadapi Pemilu 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengungkapkan tiga strategi untuk kembali masuk Parlemen pada Pemilu 2029, setelah gagal lolos pada Pemilu 2024. Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, menyampaikan hal ini saat membuka Rakornas Bidang Hukum PPP di Jakarta pada 20 Agustus 2026. Strategi pertama adalah memperkuat struktur organisasi dari pusat hingga tingkat ranting, dengan pelaksanaan Musyawarah Wilayah di 38 provinsi dan Musyawarah Cabang di 95% dari 514 kabupaten/kota, serta 20% pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Musancab). Strategi kedua melibatkan penguatan sistem informasi dan teknologi, termasuk pembuatan database anggota partai secara rinci dari nama hingga alamat, yang akan diselesaikan sebelum Mukernas partai. Strategi ketiga adalah memperkuat advokasi hukum dan pengamanan bukti mulai dari proses verifikasi hingga penghitungan suara di TPS, sebagai respons terhadap kegagalan PPP pada Pemilu 2024 yang Mardiono sebutkan terkait pentingnya pengamanan data dan dokumentasi hasil suara saksi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 12.40
Advokat PPP se-Indonesia Deklarasikan Komitmen Kawal Perjuangan Partai hingga Pemilu 2029
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 03.00
Eks Ketua MK Hamdan Zoelva Dukung PPP di 2029: Harus Tetap Eksis
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 21.58
PPP Evaluasi Kegagalan Pemilu 2024: Bentuk Tim IT Kawal Verifikasi Suara
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 21.28
PPP Gelar Rakornas, Bahas Pembentukan Tim Hukum-Rampungkan Muswil
Berita terkait
PPP Susun Strategi Hadapi Pemilu 2029
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 19.55
Pengamat Sebut PPP Punya Modal Rebound Menuju Pemilu 2029
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 13.06
PPP Disebut Masih Punya “Strong Voters” sebagai Modal Menuju 2029
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 09.49
Jelang Pemilu 2029, Mardiono Perkuat Konsolidasi PPP di Aceh dan Banten
Detik.com · 23 September 2026 pukul 17.07