Gagas Wamil Terbatas, Said Abdullah: Nyawa Pertahanan Ada di Rakyat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9365662/original/078368400_1791187885-WhatsApp_Image_2026-10-05_at_14.54.58.jpeg)
Anggota DPR RI dan Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mendorong agar Indonesia menata ulang konsep pertahanan semesta sesuai amanat Pasal 27 dan Pasal 30 UUD 1945. Ia menekankan bahwa kekuatan pertahanan ada pada keterhubungan antara prajurit dan warga rakyat. Said menyatakan doktrin pertahanan semesta yang dirumuskan Jenderal A.H. Nasution pada 1953 masih relevan, namun peta ancaman kini lebih kompleks dengan munculnya perang asimetris dan perang hibrida di ranah sipil. Ditengah keterbatasan anggaran, penuhannya Minimum Essential Force (MEF) perlu didukung oleh kesiapan rakyat terlatih sebagai komponen cadangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 16.22
Pertahanan Semesta dan Wajib Militer
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 16.12
Mensos dan Wamensos Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI Cilangkap
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 15.31
Pertahanan Semesta dan Wajib Militer
JawaPos · 5 Oktober 2026 pukul 12.13
Presiden Prabowo Ingatkan Tugas Berat TNI, Jaga Kedaulatan Negara Seluas Eropa
Berita terkait
Prabowo tekankan TNI harus adaptif hadapi ancaman perang modern
ANTARA News · 5 Oktober 2026 pukul 11.51
Di HUT ke-81 TNI, Presiden Prabowo Janjikan Peningkatan Kesejahteraan untuk Prajurit dan Keluarga
JawaPos · 5 Oktober 2026 pukul 11.43
Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI, Ini Daftar Lengkapnya
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 10.40
Prabowo resmikan 204 satuan baru TNI dan lantik enam Pangdam
ANTARA News · 5 Oktober 2026 pukul 10.16