Gaya Hidup Pemicu Penumpukan Plak Arteri dan Risiko Jantung Koroner
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penumpukan plak arteri (aterosklerosis) terbentuk dari akumulasi lemak, kolesterol, dan kalsium selama bertahun-tahun, mempersempit aliran darah ke jantung. Faktor gaya hidup utama memicu: konsumsi makanan olahan dan daging merah meningkatkan LDL, aktivitas fisik rendah menyebabkan obesitas dan tekanan darah tinggi, serta merokok merusak lapisan dalam arteri. Stres berkelanjutan meningkatkan tekanan darah dan peradangan. Meskipun tidak menyebabkan gejala pada awal, penumpukan plak dapat pecah menyebabkan serangan jantung atau stroke. Pencegahan melalui diet rendah garam, olahraga rutin, penghindaran rokok, dan pengelolaan stres dapat mengurangi plak, mencegah pembentukan baru, dan menjaga kesehatan jantung jangka panjang. Penyakit ini tidak hanya terkait berat badan; faktor genetik dan pola makan buruk tetap meningkatkan risiko.
Bagikan
Berita terkait
3 Makanan yang Tidak Baik untuk Penderita Kolesterol Tinggi
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 08.23
Berapa Kadar Kolesterol Normal? Ini Angka yang Perlu Diwaspadai Seiring Usia
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 20.30
4 Kebiasaan Buruk Gen Z Pemicu Penyakit Jantung, Jangan Anggap Sepele!
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 12.03
Studi Baru Ungkap Asal-Usul Pembuluh Darah Kolateral Jantung, Harapan Baru Pasien
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 13.00