Geger Dugaan Minta Kekasih Aborsi, Runner-up Raka Raki Jatim Dipecat Pemkot Surabaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tio Ferdian Rahmana, runner-up ajang Raka Raki Jawa Timur, menjadi sorotan publik setelah diduga meminta kekasihnya menggugurkan kandungan. Ia dikabarkan pernah bekerja sebagai staf Bagian Umum, Protokol, dan Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kota Surabaya. Namun, Kepala Bagian Umum Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkot Surabaya, Ario Bagus Permadi, menjelaskan bahwa Tio bukan aparatur sipil negara (ASN), melainkan tenaga kontrak non-ASN yang direkrut sekitar 2024 untuk menjadi master of ceremony. Ario menambahkan bahwa Tio sempat menjadi bagian dari protokol hingga akhir 2025, lalu beralih menjadi staf administrasi biasa sebelum tidak lagi terlibat. Terkait dugaan ini, Pemkot Surabaya telah mengetahui dan melakukan konsolidasi internal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 17.53
Pemkot Surabaya Pecat Duta Wisata Jatim yang Diduga Paksa Aborsi Pacar
Berita terkait
Polisi Buka Suara Soal Runner-up Raka Raki Jatim Terseret Dugaan Aborsi
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 21.00
Viral Dugaan Runner-up Raka Raki Jatim Minta Pacar Aborsi, Disbudpar Turun Tangan
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 16.10
'Saya Tahu Upah Kupas Bawang Bukan Rp700 Ribu per Kg, Cuma Ngetes Kalian'
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 10.20
Eks Duta Wisata Jatim Klarifikasi Tuduhan Paksa Pacar Aborsi
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 05.30