Gelar Aksi Damai di Lampu Merah Ramanda, Warga Depok Bakar ATM Mandiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sejumlah warga Kota Depok menggelar aksi damai di kawasan Lampu Merah Ramanda, Depok, Jawa Barat, pada Selasa (25/8). Aksi ini dilakukan untuk menyuarakan keprihatinan terhadap pemblokiran rekening milik Supriyono alias Botok, yang merupakan Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Peserta aksi juga menyampaikan dukungan terhadap usulan Presiden Prabowo Subianto kepada DPR RI agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset segera disahkan.
Kasno, sebagai koordinator aksi, menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk dukungan masyarakat Kota Depok terhadap pengesahan RUU Perampasan Aset. Menurutnya, warga juga mendukung rencana AMPB menggelar aksi di depan Gedung DPR RI. Selain itu, peserta aksi mengungkapkan protes terhadap Bank Mandiri yang diduga memblokir rekening atas nama Mas Botok dan rekan-rekannya.
Kasno meminta agar setiap tindakan terkait rekening nasabah tetap mengacu pada ketentuan dan regulasi yang berlaku. Ia menekankan pentingnya transparansi dan kepatuhan terhadap hukum dalam penanganan kasus keuangan oleh lembaga keuangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 07.37
Guntur Romli: Boleh Tak Setuju Aksi AMPB, tapi Jangan Menghalalkan Segala Cara
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 16.33
Rekening Koordinator AMPB Rp80,9 Juta Disebut Diblokir, Polda Metro: Bukan Itu Maksudnya
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 13.50
Bank Mandiri Blokir Rekening Donasi Aktivis Pati, PPATK: Bukan Kami yang Minta
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 13.02
Soal Rekening Supriyono Terblokir Rp 80 Juta, PPATK: Kami Tidak Melakukan Penghentian
Berita terkait
Rekening Donasi Aksi AMPB Terblokir Rp 80 Juta, Begini Klarifikasi Resmi Bank Mandiri
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 12.30
Imigrasi Depok Ungkap Dugaan TPPO Berkedok Pengantin Pesanan ke Tiongkok
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 17.00
Nasabah Bank Mandiri Ramai-ramai Gunting Kartu ATM, Protes Pemblokiran Rekening Aktivis Pati
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 16.31
DPR Minta Publik Tunggu Klarifikasi Resmi Terkait Pemblokiran Rekening
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 16.22