Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Gempa NTT Tewaskan 5 Orang, Puan Minta Pendataan Korban dan Bantuan Dipercepat

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus, menewaskan lima orang dan melukai sejumlah warga. Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah mempercepat pendataan korban dan kerusakan untuk mempercepat penanganan bantuan. Gempa berpusat di Mbay, Kabupaten Nagekeo, dan berdampak pada wilayah utara Flores termasuk Maumere, Ngada, dan Manggarai, dengan beberapa bangunan runtuh. Pemerintah Provinsi NTT masih memeriksa data korban dan kerusakan, terutama di daerah pedalaman. Puan juga menekankan pentingnya memperhatikan wisatawan yang terdampak, terutama di Labuan Bajo, di mana ratusan wisatawan keluar dari hotel saat gempa terjadi. BMKG mencatat gempa dipicu aktivitas Sesar Busur Belakang Flores, dan peringatan tsunami yang sempat dikeluarkan telah dicabut. Selain itu, Puan meminta pemantauan gempa susulan tetap dilakukan, logistik disalurkan merata termasuk ke daerah sulit dijangkau, dan tempat pengungsian harus aman bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan warga dengan penyakit bawaan. Informasi resmi juga perlu disampaikan untuk mencegah keresahan masyarakat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait