Golkar Dukung Usulan Pembentukan Pansus DPR Bahas Wacana Pilkada Tanpa Wakil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Golkar mendukung usulan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) DPR untuk membahas wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) tanpa wakil. Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia menyatakan pembahasan UU Pemilu memang selalu melalui Pansus lintas komisi. Doli mengaku sudah mengusulkan konsep pilkada tanpa wakil sejak 2025 dengan alasan hubungan antara kepala daerah dan wakilnya hampir seluruhnya tidak harmonis, sangat sedikit daerah yang pasangan pemimpinnya kompak hingga akhir periode.
Doli juga menilai konsep ini dapat menghemat biaya politik dan belanja daerah. Biaya politik pilkada tinggi sebagian disebabkan proses transaksi politik saat menentukan pasangan calon, yang berujung pada pembagian kewenangan dan kue ekonomi saat menjabat. Dengan tidak adanya wakil, tidak ada lagi biaya dan fasilitas yang perlu dikeluarkan untuk posisi tersebut. Doli mengusulkan kursi wakil hanya tingkat provinsi, ditunjuk gubernur dari pejabat ASN.
Sebelumnya, anggota Komisi II DPR dari PKB Muhammad Khozin juga mengusulkan hal serupa agar wakil tidak sekadar menjadi vote getter. Khozin menyarankan wakil kepala daerah cukup ditunjuk oleh kepala daerah terpilih melalui perubahan UU Pilkada.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 16.17
Golkar Pertimbangkan Pilkada Tanpa Wakil untuk Cegah Konflik
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 17.52
Sekjen Golkar Akui Partainya Bahas Opsi Pilkada Tanpa Wakil
Berita terkait
Asal Mula Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah Mencuat di DPR
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 10.04
Wacana Pilkada Tanpa Wakil, Golkar Ingatkan Pengganti Kepala Daerah
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 03.36
Terpilih Secara Aklamasi, Rusli Prihatevy Kembali Pimpin Golkar Kota Bogor
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 20.30
Golkar Perhitungkan Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Singgung Konflik Kepala Daerah
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 20.48