Golkar Pertimbangkan Pilkada Tanpa Wakil untuk Cegah Konflik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Golkar sedang mempertimbangkan perubahan format pemilihan kepala daerah (pilkada) dengan menghapus pemilihan wakil kepala daerah secara langsung. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menyatakan bahwa salah satu alasan utama pengusulan ini adalah untuk mencegah konflik yang sering terjadi antara kepala daerah dan wakil kepala daerah setelah keduanya terpilih. Menurut Sarmuji, perbedaan kepentingan antara keduanya dapat mengganggu efektivitas pemerintahan daerah. Pembahasan mengenai model pilkada tanpa wakil ini masih berupa opsi yang sedang ditimbang, belum menjadi keputusan akhir partai. Selain pilkada tanpa wakil, Golkar juga sedang mengkaji sejumlah alternatif lain untuk mengatasi persoalan konflik di tingkat pemerintahan daerah. Tujuannya tetap sama, yakni mencegah benturan kepentingan yang dapat menghambat kinerja pemerintahan daerah. Namun, hingga kini, partai belum mengambil keputusan final terkait skema mana yang akan diterapkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 06.56
Golkar Dukung Usulan Pembentukan Pansus DPR Bahas Wacana Pilkada Tanpa Wakil
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 17.52
Sekjen Golkar Akui Partainya Bahas Opsi Pilkada Tanpa Wakil
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 06.26
Daftar Kepala Daerah Pecah Kongsi di Tengah Isu Pilkada Tanpa Wakil
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.10
Mencuat Pilkada Tanpa Wakil, PKS Sodorkan Paket Politikus-Profesional
Berita terkait
Wacana Pilkada Tanpa Wakil, Golkar Ingatkan Pengganti Kepala Daerah
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 03.36
Golkar Perhitungkan Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Singgung Konflik Kepala Daerah
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 20.48
Pakar Ungkap Pilkada Tanpa Wakil Berpotensi Langgar UUD
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 06.06
PKS Ingin Kepala Daerah Tetap Didampingi Wakil, Gerindra Tak Buru-buru
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 14.50