Golkar Setuju Usulan Pelatihan Calon Kepala Daerah Cegah OTT KPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekjen Partai Golkar, M Sarmuji, mendukung usulan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk memperkuat sekolah partai dan melatih calon kepala daerah sebelum diusung dalam pemilihan kepala daerah (pilkada). Sarmuji menegaskan bahwa partai bertanggung jawab penuh atas kader yang diusung, sehingga pelatihan harus dilakukan sejak dini agar mereka memiliki integritas, kemampuan profesional, dan tetap dalam rel yang benar saat menjadi pejabat publik.
Sarmuji juga menyoroti biaya politik yang mahal sebagai akar masalah yang membuat kepala daerah rentan terhadap operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia mendorong agar isu ini dibahas dalam pembahasan Undang-Undang Pemilu untuk mencari solusi yang tepat dan berdasarkan diagnosis yang akurat, bukan sekadar solusi permukaan.
Usulan ini sebelumnya disampaikan oleh Mendagri Tito Karnavian, yang menekankan perlunya penguatan kaderisasi dan sekolah partai untuk menghasilkan calon kepala daerah yang berkualitas. Sarmuji berharap bahwa diskusi tentang RUU Pemilu dapat mengatasi masalah biaya politik tinggi secara substantif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 23.58
Sarmuji Tegaskan Bupati Pemalang yang Dicokok KPK Bukan Kader Golkar
Berita terkait
Golkar Dukung Usulan Pembentukan Pansus DPR Bahas Wacana Pilkada Tanpa Wakil
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 06.56
Golkar Perhitungkan Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Singgung Konflik Kepala Daerah
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 20.48
Sekjen Golkar Akui Partainya Bahas Opsi Pilkada Tanpa Wakil
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 17.52
Golkar Pertimbangkan Pilkada Tanpa Wakil untuk Cegah Konflik
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 16.17