Golkar Setuju Usulan Pelatihan Calon Kepala Daerah Cegah OTT KPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekjen Partai Golkar, M Sarmuji, mendukung usulan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk memperkuat sekolah partai dan melatih calon kepala daerah sebelum diusung dalam pemilihan kepala daerah (pilkada). Sarmuji menegaskan bahwa partai bertanggung jawab penuh atas kader yang diusung, sehingga pelatihan harus dilakukan sejak dini agar mereka memiliki integritas, kemampuan profesional, dan tetap dalam rel yang benar saat menjadi pejabat publik.
Sarmuji juga menyoroti biaya politik yang mahal sebagai akar masalah yang membuat kepala daerah rentan terhadap operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia mendorong agar isu ini dibahas dalam pembahasan Undang-Undang Pemilu untuk mencari solusi yang tepat dan berdasarkan diagnosis yang akurat, bukan sekadar solusi permukaan.
Usulan ini sebelumnya disampaikan oleh Mendagri Tito Karnavian, yang menekankan perlunya penguatan kaderisasi dan sekolah partai untuk menghasilkan calon kepala daerah yang berkualitas. Sarmuji berharap bahwa diskusi tentang RUU Pemilu dapat mengatasi masalah biaya politik tinggi secara substantif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 23.58
Sarmuji Tegaskan Bupati Pemalang yang Dicokok KPK Bukan Kader Golkar
Berita terkait
PDIP: Caleg Setengah Mati di Pilpres, Padahal Coattail Effect Tak Ada
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 06.28
Golkar Soal Nusron Wahid: Kalau Tercela, Ya Itu Sudah Tidak Pantas Jabat Kepengurusan...
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 04.00
Golkar Akui Nusron Wahid Berubah usai Terseret Dugaan Korupsi HGB: Dulu Berani Nantang Mahasiswa
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 02.00
Terseret Dugaan Korupsi, Golkar Sudah Tak Restui Nusron Wahid Bertahan Jadi Menterinya Prabowo
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 00.00