Grup Chat Bernuansa Seksual Libatkan Anak, Menteri PPPA Minta Identitas Tak Disebar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri PPPA Arifah Fauzi meminta masyarakat tidak menyebarkan identitas anak yang diduga terlibat grup chat bernuansa seksual. Kasus masih dalam penyelidikan kepolisian. Arifah menekankan pentingnya melindungi data pribadi anak dan tidak melakukan penghakjian serta penyebaran tangkapan layar yang berisiko membahayakan lebih lanjut. Anak yang terpapar grup tersebut harus dilindungi, bukan dipermalukan atau mengalami perundungan. Perlindungan anak di ruang digital membutuhkan kerja sama orang tua, guru, sekolah, masyarakat, platform digital, dan aparat hukum. Semua temuan eksploitasi atau kekerasan seksual terhadap anak harus dilaporkan agar ditangani profesional dengan memprioritaskan keselamatan dan kerahasiaan identitas anak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 4 September 2026 pukul 11.38
Grup chat seksual libatkan anak, Arifah minta lindungi identitas anak
Berita terkait
MenPPPA Minta Polisi Usut Temuan Senjata di Sekolah, Soroti Kondisi Siswa
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 08.51
Kolaborasi 5 Kementerian, RI Beri Penegasan Status WNI 1.512 Anak PMI Malaysia
kumparan · 4 September 2026 pukul 11.31
Pemerintah Berikan Penegasan Status Kewarganegaraan 1.512 Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 11.27
4 Santri di Bangkalan Korban Pelecehan Seksual Oknum Guru, Astaga
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 02.02