Gunakan Rumput Laut, Pemerintah RI Mau Pertebal Dompet Warga Pesisir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah RI telah merancang Integrated Seaweed Development Action Plan (ISDAP) 2026-2030 untuk meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir melalui pengembangan rumput laut menjadi industri bernilai tambah. Indonesia menghasilkan 10,81 juta ton rumput laut pada 2024, atau 29,6% dari produksi global, menempati peringkat kedua dunia. ISDAP fokus pada lima pilar: peningkatan produksi, pengembangan industri, riset inovasi, dukungan investasi, serta penguatan ekosistem. Transformasi dilakukan dengan tiga perubahan utama: volume menjadi nilai, komoditas menjadi industri, dan pendekatan terfragmentasi menjadi terintegrasi. Target RPJMN 2025-2029 mencapai 14,14 juta ton produksi dan USD 0,9 miliar ekspor. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, riset, dan pembudidaya diperlukan untuk implementasi berhasil.
Bagikan
Berita terkait
Rumput Laut Terancam Cuma Jadi Komoditas, Menperin Dorong Hilirisasi
Warta Ekonomi · 7 Oktober 2026 pukul 07.19
Menperin Targetkan Produksi Rumput Laut RI Nomor Satu Dunia
Detik.com · 7 Oktober 2026 pukul 06.45
Hampir 70 Persen Ekspor Rumput Laut ke China Masih Berupa Rumput Laut Kering
kumparan · 7 Oktober 2026 pukul 03.00
Program Jam Pasir PHE ONWJ Jadi Upaya Jaga Alam dan Perkuat Ekonomi Pesisir
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 12.47