Rumput Laut Terancam Cuma Jadi Komoditas, Menperin Dorong Hilirisasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengarahkan pengembangan rumput laut Indonesia agar tidak hanya tetap sebagai komoditas ekspor, tetapi juga ditingkatkan hingga hilir melalui pembuatan produk bernilai tambah. Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menyatakan bahwa rumput laut dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk berbagai sektor seperti pangan, farmasi, kosmetik, nutraceutical, biomaterial, dan bioplastik. Hal ini disampaikan dalam Peluncuran Integrated Seaweed Development Action Plan (ISDAP) 2026–2030 di Jakarta. Kemenperin menekankan pentingnya membangun ekosistem industri rumput laut yang menghubungkan produksi bahan baku di hulu dengan pasar dan industri pengguna di hilir, dengan melibatkan pemerintah, pelaku usaha, lembaga pembiayaan, riset, dan mitra internasional.
Pengembangan ini sejalan dengan arah dalam Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2026–2045 yang sedang finalisasi. Sarmuji menargetkan agar produksi dan industri rumput laut Indonesia menjadi terbesar di dunia. Pada triwulan II 2026, industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,32 persen, sedikit di atas pertumbuhan ekonomi nasional 5,29 persen, dan menyumbang Rp1.102,88 triliun terhadap PDB. Industri makanan dan minuman, salah satu pengguna potensial rumput laut, tumbuh 6,77 persen pada semester I 2026, menyumbang 41,86 persen terhadap PDB industri nonmigas dan 7,16 persen terhadap PDB nasional.
ISDAP 2026–2030 bertujuan membangun pengembangan rumput laut yang lebih terintegrasi, dengan fokus tidak hanya pada peningkatan produksi, tetapi juga pada penyerapan komoditas ke dalam rantai industri yang memiliki nilai tambah lebih tinggi. Dengan pendekatan ini, pemerintah berupaya memperkuat kontribusi industri terhadap perekonomian nasional dan menjadikan sektor rumput laut Indonesia sebagai pemimpin global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 7 Oktober 2026 pukul 03.00
Hampir 70 Persen Ekspor Rumput Laut ke China Masih Berupa Rumput Laut Kering
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 14.35
Jadi Tulang Punggung, Hilirisasi Sumbang 30% Total Investasi di RI
JawaPos · 6 Oktober 2026 pukul 11.45
Menperin Sarmuji Ungkap Risiko Izin Impor Terbuka bagi Industri Dalam Negeri
CNBC Indonesia · 7 Oktober 2026 pukul 07.55
RI Bisa Raup Investasi US$618 M dari Hilirisasi 28 Komoditas
Berita terkait
Menperin Sarmuji Bidik Legacy Besar, Tak Mau Kinerjanya Biasa-Biasa Saja
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 19.52
Kata-Kata Menperin Sarmuji Usai Ngaku Belum Empat Mata dengan Prabowo
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 12.45
Hilirisasi Nikel Perkuat Ekonomi di Sulawesi, Industri Makin Tumbuh
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 11.28
Bahlil & Sarmuji: Hilirisasi dan Transisi Energi Menuju Negara Industri
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 10.12