Badan Geologi: Erupsi Gunung Anak Krakatau Tidak Picu Tsunami
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Geologi Kementerian ESDM memastikan erupsi Gunung Anak Krakatau tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Kepala Badan Geologi Lana Saria menyatakan hal ini berdasarkan evaluasi pertumbuhan tubuh gunung api pascaerupsi besar pada 22 Desember 2018. Ia menjelaskan, tubuh Gunung Anak Krakatau yang terbentuk kembali masih relatif kecil dan belum memiliki potensi keruntuhan besar yang dapat memicu gelombang tsunami. Perbedaan morfologi gunung juga berubah signifikan setelah sebagian tubuh gunung runtuh ke laut pada 2018. Tsunami yang terjadi pada Desember 2018 lalu disebabkan oleh longsoran volume besar bagian tubuh gunung ke laut, bukan erupsi biasa. Oleh karena itu, erupsi Gunung Anak Krakatau tidak serta-merta menyebabkan tsunami. Badan Geologi terus memantau aktivitas gunung api tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 16.45
Konon, Dentuman di Jabar dan Banten Berkaitan Erupsi Gunung Anak Krakatau
Detik.com · 6 September 2026 pukul 11.45
Badan Geologi: Suara Dentuman di Jabar dari Erupsi Gunung Anak Krakatau
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 11.33
Gunung Anak Krakatau Erupsi, BMKG Pastikan Tak Ada Anomali Muka Air Laut
Detik.com · 6 September 2026 pukul 11.09
Jawaban Badan Geologi soal Potensi Tsunami Erupsi Berulang Anak Krakatau
Berita terkait
Badan Geologi Kementerian ESDM Pastikan Erupsi Gunung Anak Krakatau Tak Berpotensi Tsunami
JawaPos · 6 September 2026 pukul 09.15
Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Aktivitas Warga Banten
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 07.38
Sejarah Letusan Anak Krakatau, Gunung Ini Terus Tumbuh dari Laut
Detik.com · 5 September 2026 pukul 22.32
Pandeglang Diguyur Hujan Abu Usai Gunung Anak Krakatau Erupsi
Detik.com · 5 September 2026 pukul 21.50