Badan Geologi Kementerian ESDM Pastikan Erupsi Gunung Anak Krakatau Tak Berpotensi Tsunami
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Geologi Kementerian ESDM memastikan Gunung Anak Krakatau tidak berpotensi memicu tsunami seperti pada 22 Desember 2018. Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menyatakan tubuh gunung yang terbentuk kembali pascaerupsi 2018 masih relatif kecil. Status aktivitas pada Level III (Siaga) sejak 2 Juli 2026. Seri erupsi Strombolian menghasilkan lontaran batu pijar dan abu vulkanik hingga 5 September 2026. Pada 5 September 2026, erupsi menerus dengan lava fountain dan gemuruh terus dilangsungkan hingga pukul 04.40 WIB. Badan Geologi terus memantau secara intensif perkembangan aktivitas vulkanik dan perubahan morfologi gunung api tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 September 2026 pukul 22.32
Sejarah Letusan Anak Krakatau, Gunung Ini Terus Tumbuh dari Laut
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 20.10
Erupsi Gunung Anak Krakatau Disertai Dentuman, BNPB Imbau Masyarakat Waspada & Tetap Tenang
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 19.49
Masyarakat Diminta Tak Khawatir, PVMBG Pastikan Anak Krakatau Belum Berpotensi Tsunami
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 16.45
Konon, Dentuman di Jabar dan Banten Berkaitan Erupsi Gunung Anak Krakatau
Berita terkait
PVMBG Pastikan Tak Ada Potensi Tsunami dari Erupsi Gunung Anak Krakatau
kumparan · 5 September 2026 pukul 15.29
Erupsi Terbaru Anak Krakatau Belum Berpotensi Picu Tsunami Seperti Tahun 2018
Detik.com · 5 September 2026 pukul 13.18
Erupsi Terbaru Gunung Anak Krakatau Rusak Kamera Pemantau
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 13.11
Badan Geologi Pastikan Erupsi Anak Krakatau Tak Picu Tsunami
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 11.57