Guru di Era Media Sosial: Keteladanan yang Tak Pernah Offline
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Di era media sosial, keteladanan guru tidak pernah benar-benar offline. Jejak guru di platform digital semakin memengaruhi anak, karena mereka belajar tidak hanya dari nasihat tetapi juga perilaku yang dilihat. Kasus di Pekalongan menunjukkan bahwa tindakan tidak pantas guru bisa menjadi konten viral dan menilai seluruh profesi. Guru perlu menjaga konsistensi antara nilai kelas dan perilaku digital, termasuk menghormati privasi peserta didik dan menyadari konsekuensi publikasi. Namun, keteladanan tidak berarti menghilangkan kehidupan pribadi guru. Sekolah dan institusi juga perlu memberikan pelatihan etika digital guru. Tantangan utama adalah bagaimana guru menjadi teladan di dunia digital tanpa harus sempurna secara pribadi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 05.05
Meninggikan Martabat Guru melalui UU Sisdiknas
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 18.03
Pemkab Kulon Progo Hemat Rp 937 Juta, Tunjangan Guru Terjamin
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.06
Kemendikdasmen Fasilitasi 32.828 Guru Raih Gelar S1/D4 di 2026
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 15.10
Program Baru Kemendikdasmen untuk Guru, Dirjen Nunuk: Jangan Lewatkan Kesempatan Ini
Berita terkait
Menilai Mutu Pendidikan dari Video Viral
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 05.00
Menjadi Arsitek Nalar
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 05.05
Mbak Rerie Menyinggung Permendikdasmen soal Guru PNS dan PPPK
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 06.09
Terungkap Alasan Guru PPPK Bisa Ikut Seleksi CPNS Mulai Tahun 2027
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 14.15