Hadapi Karhutla di Tengah Fenomena El Nino Ekstrem Butuh Kolaborasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fenomena El Niño ekstrem meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan dampak yang lebih besar dan berlangsung lebih lama. Menurut pakar Hukum Kehutanan Universitas Al-Azhar Indonesia, Dr. Sadino, penanganan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan perusahaan pemegang konsesi, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh pihak termasuk masyarakat sipil. Karena El Niño memperparah kondisi kekeringan, kebakaran berpotensi menjadi lebih sulit dan mahal untuk dipadamkan, sehingga kolaborasi antar-instansi, serta dukungan logistik dan keuangan dari berbagai pihak menjadi krusial.
Dr. Sadino menekankan bahwa kebakaran merupakan musibah yang dapat terjadi di seluruh wilayah, termasuk kawasan hutan negara seperti taman nasional, karena api tidak membedakan status penguasaan lahan. Oleh karena itu, penyelidikan kebakaran harus dilakukan secara hati-hati dengan menggunakan pendekatan berbasis fakta, seperti penelusuran fire origin untuk menentukan titik awal api. Generalisasi bahwa setiap kebakaran disebabkan oleh perusahaan tertentu tanpa bukti dapat memicu konflik dan mengaburkan penyelesaian yang sesungguhnya.
Selain itu, kompleksitas penanganan karhutla juga disebabkan oleh masih adanya kawasan hutan dan lahan yang bersifat open access atau tidak terjaga dengan baik. Oleh karena itu, dalam proses investigasi, penting untuk membedakan antara lokasi kebakaran, titik asal api, sumber api, dan pihak yang bertanggung jawab. Pendekatan faktual ini diharapkan mencegah penanganan karhutla berubah menjadi aksi saling tuding antarpihak, sehingga upaya pemadam dan pencegahan dapat berjalan secara efektif dan adil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 08.44
Cegah Karhutla Meluas, Pakar Hukum Kehutanan: Kolaborasi Semua Stakeholder Penting
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 21.32
Pemerintah Diminta Tiru Cina untuk Tangani Karhutla
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 14.15
Bukan El Nino, Akses Manusia dan Kelalaian Konsesi Jadi Pemicu Utama Karhutla
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 11.23
Soroti Ancaman Karhutla 2027, Riyono: Denda Bagi Korporasi Perusak Hutan Mencapai Rp 6,6 Triliun
Berita terkait
Salat Istisqa-OMC Jadi Ikhtiar saat Karhutla, Herman Deru Ingatkan Warga Tak Membakar
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 10.30
Hotspot Karhutla di Kalbar dan Kalteng Kembali Melonjak, Pemerintah Pastikan jadi Prioritas Nasional
JawaPos · 2 September 2026 pukul 22.00
21 Badan Usaha Disegel Terkait Karhutla, KLH Bongkar Ancaman Pidana Pembakar Lahan
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 21.11
Hotspot Karhutla Melonjak Lagi, Kalbar-Kalteng Jadi Prioritas
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 20.11