Hapus Batas Saham Gocapan, BEI Optimistis Direspons Positif MSCI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bursa Efek Indonesia (BEI) yakin penghapusan batas harga minimum saham dari Rp50 menjadi Rp1 per lembar tidak akan menyebabkan keluarnya modal asing dari pasar saham domestik. Menurut Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik, kebijatan ini justru diharapkan dapat meningkatkan likuiditas dan pembentukan harga saham yang lebih wajar. Kebijakan ini tidak secara khusus diajukan kepada MSCI atau penyedia indeks global lainnya, melainkan merupakan bagian dari reformasi pasar yang dilakukan BEI untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi pasar modal Indonesia secara mandiri.
Sebelum diterapkan, BEI telah mengadakan forum diskusi terarah (FGD) dan sosialisasi kepada pelaku pasar. Dari proses tersebut, bursa memperoleh respons positif terhadap mekanisme perdagangan yang memberikan ruang lebih luas bagi pembentukan harga saham. Jeffrey menekankan bahwa kebijatan ini tidak hanya menjawab kekhawatiran dari MSCI, tetapi juga bertujuan untuk menghadirkan transparansi, tata kelola yang baik, likuiditas, dan price discovery yang optimal di pasar saham Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 22.00
BEI Bantah Penghapusan Batas Saham Rp50 Bakal Picu Aliran Dana Keluar
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 18.48
BEI Bidik Saham Rp1 Mulai September, 8 Anggota Bursa Belum Siap
kumparan · 1 September 2026 pukul 16.51
BEI Hapus Batas Harga Saham Rp 50 Mulai Pekan Ketiga September 2026
kumparan · 1 September 2026 pukul 16.08
IHSG Ditutup Menguat 1,14 Persen, Bursa Asia Merah Semua
Berita terkait
IHSG Hari Ini 19 Agustus 2026: Dibuka Melemah ke 6.408
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 09.47
MSCI Depak Saham GOTO dari Indonesia Investable Market Index, Ini Alasannya
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 09.31
IHSG Melesat 1,69% Jelang Pengumuman MSCI
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 16.59
Ada Keputusan MSCI, Saham Ini Langsung Dibuang Asing
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 07.00