Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Subsidi Tembus Rp331 Triliun, Konsumsi BBM-LPG dan Listrik Bersubsidi Malah Ikut Naik

Hingga akhir Agustus 2026, pemerintah telah membayarkan Rp331,4 triliun sebagai subsidi dan kompensasi kepada PT Pertamina dan PT PLN. Jumlah ini terdiri dari subsidi sebesar Rp177,1 triliun dan kompensasi Rp154,4 triliun, mencapai 74,2% dari target APBN 2026. Pembayaran ini mengalami peningkatan sebesar Rp113,4 triliun dibandingkan periode yang sama pada 2025, atau tumbuh 52,1% secara tahunan.

Peningkatan pembayaran subsidi diikuti dengan kenaikan konsumsi produk bersubsidi. Volume BBM mencapai 11.578 ribu kiloliter dengan pertumbuhan 8,8% year on year. Konsumsi LPG 3 kilogram naik 2,6% menjadi 5,04 juta kilogram, sementara pelanggan listrik bersubsidi bertambah 2,1% hingga 43,3 juta pelanggan. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan bahwa pembayaran yang lebih tinggi bertujuan memberi ruang keuangan kepada Pertamina dan PLN untuk menjaga ketersediaan produk bersubsidi.

Pemerintah juga mencatat peningkatan konsumsi pada komoditas lain seperti pupuk yang naik 23% dan jumlah debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang tumbuh 5,9%. Kenaikan ini dianggap sebagai indikasi aktivitas ekonomi yang tetap berjalan. Namun, tingginya realisasi pembayaran subsidi menjadi perhatian hingga akhir tahun anggaran.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait