Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Bensin AS Tembus 4 Dolar per Galon di Tengah Perang Iran

Harga bensin reguler di Amerika Serikat telah menembus 4 dolar AS per galon, didorong oleh perang dengan Iran yang berlangsung hampir enam bulan. Data Badan Informasi Energi AS (EIA) menunjukkan harga rata-rata mencapai 4,006 dolar per galon pada 10 Agustus, berbanding terbalik dengan proyeksi awal tahun yang memperkirakan penurunan. Proyeksi terbaru memperkirakan harga rata-rata tahun ini di 3,78 dolar per galon, naik dari 3,10 dolar pada 2025.

Tekanan ekonomi terasa melalui inflasi, dengan harga bensin naik 24,6 persen dibanding tahun lalu dan inflasi konsumen mencapai 3,4 persen pada Juli. Dampak merambat ke sektor lain, termasuk penerbangan di mana tarif pesawat naik 25,5 persen dan harga bahan bakar jet melonjak 68 persen sejak Januari. Biaya energi yang lebih tinggi juga mendorong kenaikan harga makanan dan barang.

Selat Hormuz, yang dilalui sekitar 20 juta barel minyak per hari, menjadi faktor kritis dalam stabilitas harga global. Minyak Brent diperdagangkan sekitar 88 dolar per barel, sedangkan WTI di kisaran 82 dolar. Survei menunjukkan kekhawatiran publik atas dampak perang terhadap biaya hidup, dengan 69 persen warga AS khawatir harga bensin akan naik.

Berita terkait