Jakarta · Minggu, 4 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Harga Daging Ayam Bergejolak, Bapanas Siapkan Strategi Distribusi

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa daging ayam ras menyumbang andil terhadap inflasi nasional pada September 2026, dipengaruhi oleh peningkatan permintaan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kenaikan harga pakan ternak. Harga daging ayam nasional pada 2 Oktober 2026 rata-rata mencapai Rp40.961 per kilogram, mengalami penurunan 0,62 persen dari seminggu sebelumnya dan 0,82 persen dari sebulan sebelumnya. Beberapa daerah masih mengalami fluktuasi harga yang signifikan.

Untuk menjaga kestabilan harga dan pasokan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyiapkan subsidi biaya angkut distribusi daging ayam ke daerah dengan harga bergejolak. Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, Hermawan, menyatakan bahwa subsidi ini bertujuan memperkuat distribusi, memastikan penyerapan produksi peternak, dan menjamin ketersediaan bagi masyarakat. Bapanas juga akan mengarahkan pasokan dari daerah produsen ke wilayah yang kekurangan pasokan.

Hermawan menjelaskan bahwa salah satu kendala utama pemerintah daerah dalam menstabilkan harga pangan adalah biaya angkut distribusi dari luar daerah. Dengan subsidi dari Bapanas, diharapkan daging ayam dapat tersebar merata ke seluruh wilayah, sekaligus mendukung peternak lokal agar pasokannya tidak terhambat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait