Harga Minyak Dunia Melonjak, Rupiah Melemah ke Rp17.611 per Dolar AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak dunia melonjak lebih dari US$100 per barel pada Jumat (11/9), menyebabkan rupiah melemah ke level Rp17.611 per dolar AS. Indonesia sebagai negara importir neto minyak terkena dampak langsung, memperburuk ketahanan fiskal karena subsidi BBM harus dinaikkan. Pengamat Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah akan fluktuatif tetapi cenderung melemah dalam rentang Rp17.610-Rp17.650 per dolar AS. Konflik Timur Tengah, termasuk serangan terhadap tanker minyak dan infrastruktur di Arab Saudi serta Iran, memicu kenaikan harga minyak Brent ke US$105. Pemerintah menghadapi dilema: menjaga subsidi BBM atau menaikkan harga eceran yang dapat memicu inflasi. Di sisi lain, pendapatan dari komoditas ekspor seperti batu bara dan CPO tidak selalu cukup menutupi kerugian akibat impor minyak. Pemerintah mengalokasikan subsidi energi Rp272,95 triliun dalam RAPBN 2027, naik 20,1% dari 2026, dengan fokus pada transformasi subsidi LPG 3 kg dan listrik tepat sasaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 11 September 2026 pukul 07.30
2 Sentimen Pengaruhi Rupiah Melemah ke Rp 17.590 terhadap Dolar AS Hari Ini
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.27
Rupiah Lunglai ke Rp17.611 per Dolar AS Imbas Konflik Timteng Memanas
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 16.24
Rupiah tertekan akibat kenaikan data PPI Amerika Serikat
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 16.00
Rupiah Anjlok ke Rp17.611 per Dolar AS Tertekan Lonjakan Harga Minyak Dunia
Berita terkait
Rupiah Hari Ini Kembali Loyo ke 17.774 Imbas Harga Minyak
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 11.45
Rupiah Melemah ke 17.744 Tersengat Lonjakan Harga Minyak
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 19.00
Rupiah Melemah ke Rp17.862 per Dolar AS, Tertekan Kenaikan Harga Minyak
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.37
Rupiah Hari Ini Anjlok ke 17.861 Tersengat Konflik AS-Iran
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 19.15