Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Mentah Dunia Lanjutkan Tren Penurunan 2 Hari Beruntun, Krisis Energi Global Berakhir?

Harga minyak mentah dunia terus melemah selama dua hari berturut-turut, mencerminkan ketidakpastian di pasar energi global. Minyak West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati level USD 75 per barel setelah penurunan lebih dari 10% dalam dua sesi sebelumnya, sementara patokan Brent ditutup di bawah USD 80 per barel untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga minggu. Penurunan tajam ini dipicu oleh optimisme bahwa Amerika Serikat dan Iran semakin dekat dengan kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran minyak paling vital di dunia.

Kemajuan diplomatik semakin nyata sejak Presiden AS Donald Trump menunda serangan militer baru terhadap Iran guna memberikan ruang bagi perundingan. Pemerintah Qatar mengonfirmasi bahwa draf proposal sementara telah disusun, dan baik Washington maupun Tehran mengirimkan sinyal positif tentang pemulihan lalu lintas komersial di Selat Hormuz. Langkah-langkah ini telah mendorong reli harga sementara, meskipun beberapa pengamat energi memperingatkan bahwa kesepakatan jangka pendek untuk membuka selat tersebut tidak menjamin berakhirnya konflik yang lebih luas.

Secara keseluruhan, dinamika harga saat ini mencerminkan perpaduan antara harapan akan resolusi krisis dan kekhawatiran berkelanjutan tentang ketahanan pasokan energi di masa depan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait