Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Tembus US$101, Trump Umumkan Kapan Anjlok

Presiden Donald Trump menyatakan bahwa harga minyak dan gas di AS belum akan turun segeri, tetapi janji penurunan harga akan terjadi tepat setelah pemilu Kongres AS di bulan November. Pernyataannya muncul saat perang AS-Iran memasuki bulan ke-7 dan harga energi global melonjak, dengan minyak Brent mencapai US$101 per barel dan WTI AS di atas US$96 per barel. Trump menghubungkan kenaikan harga energi dengan ancaman nuklir Iran, sekaligus menuduh Iran berupaya memengaruhi hasil pemilu agar pemerintahan AS lemah dan tidak menekan program nuklirnya. Menurutnya, perang dengan Iran akan berakhir segera setelah pemilu karena rezim Iran tidak akan bertahan lama. Trump juga mengklaim militer AS telah menghancurkan 10 kapal tanker Iran dalam seminggu terakhir dan akan ada lebih banyak serangan. Ia memperkirakan harga bensin akan turun di bawah US$2 per galon, namun prediksi ini diragukan oleh analis bahan bakar Patrick De Haan yang menyatakan tidak melihat jaminan penurunan harga tersebut terwujud.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait