Harga Minyak Melonjak Kamis Pagi: Brent Tembus USD 101, WTI Naik ke 97
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak Brent naik menjadi USD 101,75 per barel (3,91%) pada Kamis pagi, sementara WTI mencapai USD 97,13 (1,12%). Kenaikan dipicu kekhawatiran gangguan pasokan akibat eskalasi konflik Amerika Serikat vs Iran serta serangan Houthi yang membakar fasilitas energi Arab Saudi. Tamas Varga menyatakan pasar menilai risiko pasokan tetap tinggi karena Selat Hormuz belum kembali normal. Harga minyak di atas USD 100 berpotensi memengaruhi inflasi, biaya energi, transportasi, dan manufaktur.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 10 September 2026 pukul 08.15
Harga Minyak Dunia Tembus USD 100/Barel, Pasokan Timur Tengah Masih Terganggu
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 18.00
Harga Minyak Naik Tajam setelah Fasilitas Saudi Aramco Diserang Houthi
kumparan · 10 September 2026 pukul 07.30
IHSG Diproyeksi Melemah ke Level 6.611, Simak Rekomendasi Saham Ini
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 07.20
Harga Emas Tembus US$ 4.400, Pasar Menanti Data Inflasi AS
Berita terkait
6 Bulan Perang AS-Iran, Negara Konflik Kuasai 43% Pasokan Minyak Dunia di 2026
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 07.58
Raksasa Migas Panen Cuan Imbas Krisis Selat Hormuz, Ini Buktinya
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 14.15
Balas Serangan AS, Iran Serang 10 Kapal di Dekat Selat Hormuz
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 07.04
12 Negara Batasi Dagang dengan Israel, Harga Minyak Memanas Nyaris USD 100/Barel
kumparan · 9 September 2026 pukul 15.34