Prabowo Ungkap Danantara Temukan Potensi Penerimaan Negara USD 5 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) berhasil menemukan potensi penerimaan negara sebesar USD 5 miliar dalam kurun waktu dua bulan. Temuan ini disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD menjelang peringatan HUT ke-81 RI. Potensi tambahan ini muncul dari penemuan kebocoran nilai komoditas dalam transaksi perdagangan luar negeri serta penyesuaian harga terhadap pembayaran devisa hasil ekspor.
Dalam periode yang sama, DSI diklaim telah berhasil mengelola devisa ekspor senilai USD 14 miliar. Lebih dari 6.000 transaksi ekspor strategis kini terpantau secara langsung melalui sistem digital terpusat yang dikelola oleh DSI. Sistem ini dirancang untuk memantau volume barang yang dimuat di atas kapal ekspor Indonesia secara transparan.
DSI didirikan sebagai pintu tunggal untuk mengelola proses ekspor berbagai komoditas strategis milik negara. Dengan adanya DSI, pemerintah berupaya memastikan pengawasan ketat terhadap seluruh transaksi ekspor agar tidak terjadi kebocoran nilai negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 06.25
Bersih-bersih BUMN Lewat Pengadilan Ad Hoc
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 16.45
PT DSI Sudah Analisis 6.500 Transaksi Ekspor Senilai USD 14 M
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 16.41
Prabowo Ingin Ada Pengadilan Ad Hoc Kasus Korupsi BUMN, Ini Alasannya
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.28
Prabowo Pamer Rating Positif Barat atas Kinerja DSI Berantas Penipuan Ekspor
Berita terkait
Prabowo Beberkan Kerjaan PT DSI: Awasi 6.500 Transaksi Ekspor Komoditas, Devisa Tambah Rp89 T
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 15.30
Tak Hanya 3 Komoditas Utama, Prabowo Akan Perluas Pengawasan PT DSI ke Seluruh Produk Ekspor
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 14.31
Prabowo: PT DSI Temukan Potensi Tambahan Devisa USD 5 Miliar dari 3 Komoditas
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 11.27
Harga Sawit RI Dimanipulasi, Prabowo: Jual Rp15.000, di Eropa Rp27.000
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.14