Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Hasil Deteksi Kemenhut, Anak Harimau Sumatra Bertahan Hidup di Kerinci Seblat

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengonfirmasi adanya dua ekor anak Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) di bentang alam Kerinci Seblat, Sumatera Barat, berdasarkan pemantauan kamera jebak. Harimau pertama terdeteksi pada September 2025 dan terpantau kembali pada 2026 dalam kondisi sehat serta menunjukkan pertumbuhan yang baik. Pemantauan dilakukan oleh tim lapangan dari Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Taman Nasional Kerinci Seblat bersama Yayasan Konservasi Hutan Harimau. Identifikasi individu hewan dilakukan berdasarkan pola loreng unik pada setiap harimau, yang memungkinkan peneliti memastikan bahwa individu yang terekam pada 2026 merupakan anak harimau yang sama dengan yang terdokumentasi pada September 2025. Direktur Jenderal KSDAE Kemenhut Satyawan Pudyatmoko menekankan bahwa setiap anak harimau yang berhasil bertahan hidup di alam liar merupakan harapan bagi masa depan konservasi Indonesia. Langkah pemantauan ini sejalan dengan komitmen Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk memperkuat agenda konservasi satwa liar sebagai prioritas kebijakan nasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait