Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

Hasil Ekshumasi Sutrimo: Meninggal karena Penyakit Jantung Iskemik

Tim forensik menyimpulkan Sutrimo (42 tahun) meninggal karena penyakit jantung iskemik. Dari hasil ekshumasi dan autopsi tidak ditemukan tanda kekerasan atau luka pada tubuhnya. Pemeriksaan toksikologi tidak menemukan pestisida, alkohol, arsen, maupun sianida, namun ditemukan kandungan kafein pada organ dan jaringan tubuh. Temuan patologis mencakup Frank's sign, lemak abdomen tebal, serta dinding arteri koroner menebal dengan penebalan lumen sekitar 75%. Kafein disebut memperberat penyakit kardiovaskular. Busa putih di mulut dan hidung disebabkan edema paru akut. Polisi telah memeriksa 30 saksi, analisis CCTV, dan sampel makam, belum menemukan bukti tindak pidana.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait