Ibas Minta Gerak Cepat Penanganan Karhutla, Investigasi dan Sanksi Harus Tegas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyampaikan keprihatinan terhadap berbagai bencana di Indonesia, termasuk kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan dan Sumatera, serta bencana di Nusa Tenggara Timur dan Aceh. Ia meminta pemerintah segera melakukan evakuasi, pemulihan, dan mencegah penyebaran Karhutla yang semakin luas. Menurutnya, penanganan darurat harus dilakukan dengan cepat untuk mengurangi dampak bencana terhadap masyarakat. Selain itu, Ibas menekankan pentingnya investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab kebakaran. Jika ditemukan adanya unsur kesengajaan atau pelanggaran oleh pihak tertentu, termasuk korporasi, maka penegakan hukum dan sanksi harus diterapkan secara tegas. Ia juga mendukung perbaikan peraturan yang dinilai tidak mendukung keberlanjutan lingkungan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 14.50
Menhub Pastikan Transportasi di Kalimantan Normal di Tengah Karhutla
ANTARA News · 24 Agustus 2026 pukul 14.42
Menteri LH: 30 perusahaan potensi kena sanksi Rp15 T terkait karhutla
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 13.34
Prabowo Tanya 5 Perusahaan Sawit Kena Sanksi Karhutla: Tak Boleh Seenaknya!
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 13.33
Legislator Minta Sanksi Tegas Bagi Korporasi yang Terbukti Sebabkan Karhutla
Berita terkait
3 Transformasi Strategis Mengatasi Persoalan Karhutla
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.58
Presiden Prabowo Dijadwalkan Tinjau Karhutla di Tiga Provinsi Sumatera
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 10.15
BNPB Ungkap Upaya Modifikasi Cuaca Padamkan Karhutla di Kalimantan-Sumatera
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 22.30
Kalimantan Dilanda Karhutla, BNPB: Layanan Penerbangan Tetap Berjalan Aman
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 18.04