Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

IHSG Dibuka Hijau, Rupiah Perkasa di Tengah Tekanan Dolar AS

Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS sebesar 37 poin atau 0,20% menjadi Rp18.074 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Jumat, berdasarkan data Bloomberg pukul 09.05 WIB. Penguatan ini membalikkan pelemahan hari sebelumnya, ketika rupiah ditutup turun 38 poin ke Rp18.111 per dolar AS. Sejalan dengan itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau, mencerminkan sentimen positif di pasar keuangan domestik.

Penguatan rupiah dipicu oleh data ekonomi Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan, termasuk inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB). Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyatakan hal ini mengurangi ekspektasi pelaku pasar terhadap penguatan dolar AS dalam jangka pendek.

Namun, ruang penguatan rupiah masih dibatasi oleh sejumlah faktor. Dari sisi global, ketegangan geopolitik di Timur Tengah mendorong kenaikan harga minyak mentah dan permintaan aset safe haven, yang berpotensi menekan mata uang negara berkembang. Kenaikan harga energi juga memunculkan kekhawatiran inflasi global dan dapat memperburuk neraca perdagangan negara pengimpor minyak, termasuk Indonesia. Sementara dari dalam negeri, investor masih mencermati perkembangan terkait kepemimpinan dan independensi Bank Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait