Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp18.022 per Dolar AS Sore Ini

Nilai tukar rupiah mengalami penguatan pada perdagangan Jumat, 31 Juli, ditutup di posisi Rp18.022 per dolar AS. Penguatan ini mencapai 89 poin atau 0,49% dibandingkan dengan penutupan sebelumnya. Pergerakan positif ini turut diikuti oleh beberapa mata uang Asia lainnya, di antaranya yuan China yang terapresiasi 0,06%, peso Filipina menguat 0,50%, dan ringgit Malaysia naik 0,06%. Namun, tidak semua mata uang regional menguat; dolar Singapura turun 0,05%, yen Jepang terkoreksi 0,53%, dan won Korea Selatan melemah 0,54%. Dari kawasan mata uang negara maju, euro Eropa dan poundsterling Inggris masing-masing turun 0,12%, sementara franc Swiss terkoreksi 0,31%.

Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengungkapkan bahwa penguatan rupiah dan mata uang regional terutama dipicu oleh pelemahan dolar AS. Hal ini terjadi setelah rilis data ekonomi Amerika Serikat yang menunjukkan kinerja lebih lemah dari harapan. Selain itu, sentimen eksternal seperti prospek kebijakan suku bunga dari The Fed dan situasi geopolitik di Timur Tengah juga menjadi faktor penentu. Meskipun demikian, Lukman menilai bahwa sentimen domestik masih menjadi penghambat bagi penguatan lebih lanjut rupiah, terutama terkait kekhawatiran investor mengenai siapa yang akan menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia di masa mendatang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait