IHSG Diramal Ambruk ke 6.000, Pasar Mencerna Dampak Reshuffle Kabinet
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG mengalami penurunan 1,02% menjadi 6.009,50 pada akhir pekan, berada dalam fase konsolidasi volatil akibat reshuffle kabinet. Penurunan terdiri dari tekanan rupiah yang melemah 0,40% ke Rp17.966/USD, arus keluar modal asing Rp240 miliar, serta lonjakan harga minyak dunia mendekati USD100/barel. Pengamat Hendra Wardana menyatakan dampak kombinasi ketidakpastian kebijakan, depresiasi rupiah, dan komoditas energi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 10.51
Rupiah diprediksi melemah seiring memanasnya hubungan AS dengan Iran
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 09.08
IHSG Sempat Dibuka Menguat 0,14%, Rupiah Melemah ke level Rp 17.950
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 20.00
IHSG Anjlok 1,02 Persen di Tengah Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 16.35
IHSG Masih Tertekan, Melemah 1,02% ke Level 6.009
Berita terkait
IHSG Terancam Jebol 6.000, Harga Minyak dan Rupiah Jadi Biang Tekanan
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 07.02
IHSG Rawan Tertekan, Tekanan Global dan Rupiah Jadi Perhatian Investor
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 07.54
IHSG Naik 0,64% ke 6.317,46
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 12.13
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,32% ke Level 6.297
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 09.05