IHSG Hari Ini Ditutup Melemah Dipicu Kondisi Geopolitik AS - Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG ditutup melemah 55,70 poin (0,86%) ke 6.394,13 pada 18 Agustus 2026, dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik AS-Iran. Iran mengancam serang aset AS di Bulgaria dan Siprus, sementara UAE memutus perdagangan dengan Iran setelah mendeteksi peluncuran rudal. Ketegangan ini memicu kekhawatiran harga minyak naik dan tekanan jual di pasar saham Asia. Di domestik, Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate di 5,75% sesuai ekspektasi, sementara rupiah menguat 0,12% ke Rp17.862 per dolar AS. Pada sesi perdagangan, IHSG terbuka melemah 0,65% ke 6.408,18 sebelum ditutup melemah lebih dalam. Sektor infrastruktur dan properti masing-masing naik 0,73% dan 0,63%, sementara sektor barang baku anjlok 1,14%. Saham FUJI, TIFA, dan WEGE mencatat penguatan tertinggi, berbanding terbalik dengan penurunan tajam saham FAST, DWGL, dan TCPI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 16.30
IHSG Merana, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.840 per Dolar AS
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 14.50
BI Tahan Suku Bunga 5,75%, IHSG Berpotensi Dapat Sentimen Positif
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.45
Asing Net Sell Rp371 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 12.41
IHSG Sesi I Terkoreksi 0,60% ke Level 6.411
Berita terkait
IHSG Berpotensi Sideways di Tengah Wait and See Arah Kebijakan BI
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 11.00
Saham BYAN Ambruk 14%, IHSG Terseret Turun 1% ke Level 6.384,22
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 09.21
AS-Iran Beda Klaim Soal Selat Hormuz, Harga Minyak Mentah Dunia Meningkat
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 09.15
IHSG Diprediksi Bergerak Mendatar di 6.400-6.500, Investor Tunggu Keputusan BI
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 07.04