Rupiah melemah dipengaruhi potensi kuat kenaikan suku bunga Fed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah melemah 0,20 persen menjadi Rp17.730 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Rabu. Penurunan ini dipicu oleh antisipasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) sebesar 25 bps menjadi 4 persen, yang didorong oleh tingginya harga minyak dunia di level 105 dolar AS per barel.
Kondisi ini diperburuk oleh sentimen global dari pertemuan FOMC dan tekanan domestik bagi Bank Indonesia. Faktor inflasi yang tinggi serta menyempitnya ruang fiskal pemerintah dalam menangani selisih harga minyak APBN membuat rupiah diprediksi akan bergerak di kisaran Rp17.690 hingga Rp17.750 per dolar AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 09.31
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS Rabu Pagi
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 11.22
Pengamat Optimistis The Fed Pertahankan Suku Bunga, Ini Alasannya
Detik.com · 16 September 2026 pukul 09.36
Dolar AS Menguat ke Level Rp 17.737
JawaPos · 16 September 2026 pukul 07.00
Prediksi Rupiah Rabu Ini: Dampak Ketegangan AS-Iran dan The Fed
Berita terkait
Rupiah Tergelincir ke 17.614 Imbas Potensi Kenaikan Suku Bunga The Fed
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 10.39
Rupiah melemah dipengaruhi ekspektasi kenaikan suku bunga Fed
ANTARA News · 14 September 2026 pukul 09.34
Rupiah Dibuka Melemah 0,23%, Dolar AS Naik ke Rp17.570
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 09.06
Video: Dipengaruhi Indeks Dolar AS, Gimana Nasib Rupiah di Akhir 2026?
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 12.46