Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

Ikut Korps Kadet Tak Wajib Jadi Prajurit TNI, Ini Tujuannya

Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan (Bacadnas Kemhan) menegaskan peserta Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) tidak wajib menjadi prajurit TNI. Letjen TNI Gabriel Lema menyatakan generasi muda saat ini tumbuh di era teknologi dan digital cepat, sehingga perkembangan pendidikan karakter harus melalui pengalaman sehari-hari. KKRI dirancang sebagai wadah pembinaan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan tanggung jawab sebagai warga negara, bukan persyaratan karier sebagai prajurit. Peserta diajar untuk menerapkan nilai-nilai bijaksana, bertanggung jawab, serta bela negara melalui hal-hal sederhana seperti disiplin sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta menjaga persatuan dengan sesama teman. Pemanfaatan teknologi dan platform digital diharapkan mendukung pembelajaran yang interaktif dan adaptif. Kesuksesan KKRI membutuhkan kerja sama guru, pembina, dan orang tua dalam memperkuat nilai-nilai di lingkungan keluarga.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait