Ikut Korps Kadet Tak Wajib Jadi Prajurit TNI, Ini Tujuannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9356420/original/079650700_1790165140-IMG_4106.jpg)
Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan (Bacadnas Kemhan) menegaskan peserta Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) tidak wajib menjadi prajurit TNI. Letjen TNI Gabriel Lema menyatakan generasi muda saat ini tumbuh di era teknologi dan digital cepat, sehingga perkembangan pendidikan karakter harus melalui pengalaman sehari-hari. KKRI dirancang sebagai wadah pembinaan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan tanggung jawab sebagai warga negara, bukan persyaratan karier sebagai prajurit. Peserta diajar untuk menerapkan nilai-nilai bijaksana, bertanggung jawab, serta bela negara melalui hal-hal sederhana seperti disiplin sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta menjaga persatuan dengan sesama teman. Pemanfaatan teknologi dan platform digital diharapkan mendukung pembelajaran yang interaktif dan adaptif. Kesuksesan KKRI membutuhkan kerja sama guru, pembina, dan orang tua dalam memperkuat nilai-nilai di lingkungan keluarga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 17.03
Ekskul Korps Kadet RI Resmi Diluncurkan, Siswa Tak Harus Jadi Calon Prajurit
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 20.27
Mendikdasmen Buka Suara soal Aturan Ekskul Bela Negara Korps Kadet
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 20.27
Mu'ti Terbitkan Aturan soal Ekskul Korps Kadet, Tak Wajib untuk Siswa
Berita terkait
Terbitkan Aturan Ekskul Korps Kadet, Mendikdasmen: Pilihan Murid
Detik.com · 21 September 2026 pukul 18.22
Ikhtiar Wali Kota Bandung Bersama Ganesha Operation Memperkuat Karakter Siswa
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 20.15
Kapolri: Nilai-nilai Pramuka Jadi Modal Penting Hadapi Bonus Demografi
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 10.41
Kapolri Ajak Generasi Muda Manfaatkan Momentum Bonus Demografi
Detik.com · 3 September 2026 pukul 13.04