IMF Akui Utang Luar Negeri RI Aman, Terhindar dari Risiko Gagal Bayar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan bahwa risiko utang luar negeri Indonesia masih cukup aman, dengan rollover risk dalam jangka pendek yang terbatas. Utang luar negeri bruto Indonesia sebesar 30,0% dari PDB pada akhir 2025, sedikit di bawah 30,4% pada 2024. IMF menekankan bahwa porsi utang jangka panjang yang signifikan membantu menjaga stabilitas, meskipun ketergantungan pada investasi portofolio asing yang tinggi membuat negara rentan terhadap fluktuasi sentimen pasar global.
Posisi Investasi Internasional Neto (NIIP) Indonesia turun menjadi -18,9% dari PDB pada akhir 2025, dibandingkan -17,6% pada 2024. IMF memproyeksikan NIIP akan tetap stabil dalam jangka menengah karena pertumbuhan PDB nominal yang kuat akan menyeimbangkan defisit transaksi berjalan yang kecil. Namun, IMF memperkirakan defisit transaksi berjalan akan membesar pada 2026 akibat dampak perang di Timur Tengah, meskipun tetap berada di tingkat normal sepanjang periode proyeksi.
Bagikan
Berita terkait
Bukan AS atau IMF, Ini Pemasok Utang Terbesar Indonesia
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 13.50
Utang Luar Negeri RI dalam Dolar Terus Merosot, Lari ke Mata Uang Ini
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 12.55
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 8.004 T
Detik.com · 15 September 2026 pukul 16.24
Utang Luar Negeri Indonesia Naik 4,9 Persen Jadi Rp8.051,79 Triliun
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.08