IMO: 400 kapal terjebak di Teluk akibat perang Timur Tengah
ANTARA News± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Organisasi Maritim Internasional (IMO) mencatat 400 kapal dan 6.000 pelaut masih terjebak di Teluk setelah konflik Timur Tengah meletus pada Februari 2024. Selat Hormuz, jalur strategis 20% perdagangan minyak global, masih tidak aman. IMO memverifikasi 70 serangan pelayaran, menyebabkan 19 pelaut tewas. Gangguan rantai pasokan bahan bakar dan pupuk berdampak serius pada perekonomian global. Negosiasi damai AS-Iran gagal karena perselisihan jaminan keamanan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 16.45
Iran Bakal Targetkan Kepentingan Ekonomi AS jika Blokade Maritim Terus Berlanjut
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 12.15
Iran Syaratkan Perang di Kawasan Berakhir untuk Buka Hormuz, Trump Disebut Tak Berminat Kembali ke Kesepakatan Juni
Berita terkait
Iran Ancam Tahan dan Sita Kapal yang Langgar Aturan di Selat Hormuz
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 10.23
Iran dan Oman Dorong Pembukaan 'Sementara' Selat Hormuz
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 03.00
Harga Minyak Turun Lebih dari 2 Persen, Sanksi AS ke Iran Tak Seberat Perkiraan
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 14.00
Iran dan Oman Sepakati Koridor Pelayaran Sementara di Selat Hormuz
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 13.48