Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran Ancam Tahan dan Sita Kapal yang Langgar Aturan di Selat Hormuz

Iran mengancam akan menahan, menyita, atau memberlakukan denda terhadap kapal-kapal yang tidak mematuhi aturan perlintasan yang ditetapkan oleh otoritas Teheran di Selat Hormuz. Ancaman ini disampaikan melalui akun media sosial X oleh Otoritas Selat Teluk Persia Iran (PGSA) pada Senin, 24 Agustus 2026. Kapal-kapal yang gagal mematuhi aturan akan dikenai sanksi pada pelayaran berikutnya, termasuk kapal yang terlibat dalam aktivitas transshipment atau kolaborasi dengan kapal yang sudah tercantum dalam daftar pelanggaran.

Situasi di Selat Hormuz tetap tegang meskipun Iran dan Amerika Serikat (AS) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada Juni 2026 yang dimediasi oleh Pakistan dan Qatar. MoU tersebut bertujuan untuk mengatur negosiasi menuju kesepakatan akhir guna mengakhiri konflik yang berlangsung sejak akhir Februari 2026. Namun, perdebatan masih belum mencapai kesepakatan karena perselisihan mengenai pelaksanaan MoU dan pengaturan pelayaran di Selat Hormuz.

Iran menekankan bahwa kapal-kapal yang melewati perairan di sekitar wilayya Iran harus mematuhi aturan yang ditetapkannya. Di sisi lain, AS menegaskan pentingnya kebebasan navigasi di jalur perairan strategis tersebut yang menjadi jalur kritis untuk pasokan minyak dan gas global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait