DPR Sahkan UU APBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Ditarget 6 Persen, Defisit 2,4%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DPR RI menyahkan RUU APBN 2027 pada Selasa (29/9) dengan target pertumbuhan ekonomi 6 persen, inflasi 2,5 persen, dan defisit 2,4 persen dari PDB. Pendapatan negara ditetapkan Rp 3.435,10 triliun dengan belanja Rp 4.106,26 triliun. Indikator makro ekonomi mencakup nilai tukar rupiah Rp 17.500 per dolar AS, suku bunga SBN 10 tahun 6,9 persen, serta produksi minyak dan gas bumi. Subsidi energi mencapai Rp 261,50 triliun terdiri atas subsidi BBM Rp 28,34 triliun, LPG Rp 103,05 triliun, dan listrik Rp 130,10 triliun. Subsidi listrik meliputi Rp 117,84 triliun untuk tahun berjalan dan Rp 12,26 triliun untuk kurang bayar 2025. Volume BBM tahun 2027 disetujui 19,561 juta kiloliter dengan subsidi minyak solar Rp 1.000 per liter.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 29 September 2026 pukul 12.15
DPR Setujui Pendapatan Negara RUU APBN 2027 Rp 3.435,10 Triliun, Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 11.01
Sah! Paripurna DPR Tetapkan APBN 2027 Rp 4.106 Triliun
JawaPos · 29 September 2026 pukul 13.15
DPR Sahkan Belanja Negara RUU APBN 2027 sebesar Rp 4.106 Triliun
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 12.35
DPR Sahkan APBN 2027, Belanja Negara Dipatok Rp4.106 T
Berita terkait
Banggar Sepakat RAPBN 2027 Dibawa ke Paripurna
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 17.20
Ini Komentar 8 Partai Soal APBN Rp4.097 T Rancangan Prabowo
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 21.40
Bukan Sekadar Angka, Puan Minta APBN 2027 Fokus Sejahterakan Rakyat
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.49
Tok, DPR Sepakati APBN 2027 Jadi UU, Anggaran Belanja Negara Tembus Rp4.000 Triliun
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 12.24