Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Di Malaysia, Kapolda Riau Bicara soal Karhutla dan Penanganan Gotong Royong

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menghadiri pertemuan strategis dengan kepolisian Johor Bahru dan Melaka di Malaysia untuk memaparkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau. Dalam presentasinya, ia menjelaskan bahwa penanganan karhutla dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan sekitar 3.030 personel, didukung peralatan pemadaman, kendaraan operasional, alat berat, drone, dan perangkat keselamatan. Upaya tidak hanya dilakukan ketika api muncul, tetapi juga dimulai sejak fase pencegahan melalui sosialisasi larangan pembakaan lahan dengan cara membakar, pemasangan plang peringatan, patroli, dan pemantauan wilayah rawan.

Dari Januari hingga Agustus 2026, luas lahan yang terbakar di Riau mencapai 17.525,80 hektare. Untuk mendukung pencegahan dan penanganan, Polda Riau menyiapkan 19 sumur bor, 1.390 embung air, 1.988 sekat kanal, dan 313 menara pantau. Selain itu, pihnanya juga melakukan penegakan hukum terhadap 45 perkara karhutla dengan 49 tersangka, yang melibatkan sekitar 2.958,04 hektare lahan. Kapolda menegaskan komitmen tegas dalam menangani pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Sebagai bagian dari pendekatan modern, Polda Riau menggagas konsep Green Policing yang menggabungkan pendekatan preventif, represif, dan restoratif. Dengan inisiatif ini, pada periode 2025-2026, berhasil menyelamatkan 3.423,54 hektare lahan dari kejahatan lingkungan. Upaya ini juga mencakup rehabilitasi dengan menanam 246.791 pohon yang diproyeksikan menyerap 5.429,4 ton karbon, serta pengembangan aplikasi digital Smart App Green Policing dan proyek Waste to Energy di Pekanbaru.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait