Inggris Siapkan Sanksi Keras terhadap Israel, Ada Apa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Luar Negeri Inggris, Ed Miliband, dijadwalkan mengumumkan sanksi terhadap permukiman Israel di Tepi Barat pada Selasa (8/9). Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan 'reset' hubungan pemerintah PM Andy Burnham guna merespons peningkatan kekerasan antara pemukim Israel dan warga Palestina, termasuk kekhawatiran atas proyek permukiman E1. Sanksi tersebut berpotensi mencakup pembatasan perdagangan barang dari wilayah permukiman tersebut.
Kebijakan ini memicu ketegangan diplomatik. Israel mengancam akan mengambil tindakan balasan, sementara beberapa menteri Israel bahkan menyerukan pengusiran duta besar Inggris. Di sisi lain, Amerika Serikat diperkirakan akan mengkritik langkah Inggris. Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, memperingatkan kemungkinan perang skala penuh terhadap Otoritas Palestina jika terjadi serangan teror serupa peristiwa 7 Oktober di Tepi Barat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 8 September 2026 pukul 18.00
Inggris akan Mengumumkan Larangan Perdagangan Barang yang Diproduksi Pemukim Israel
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 16.25
Nauru Buka Kedubes di Yerusalem, Langgar Resolusi Internasional
VOI · 8 September 2026 pukul 16.15
Militer Israel Diperintahkan Bersiap untuk Perang Total Melawan Otoritas Palestina
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 14.34
Inggris Dukung Palestina, Perdagangan dari Permukiman Israel Bakal Dilarang
Berita terkait
Inggris Tak Terima Disebut PM Israel Netanyahu sebagai 'Republik Islam Inggris'
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 06.59
Israel Ancam Gelar Perang Berskala Penuh Melawan Otoritas Palestina di Tepi Barat
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 20.04
Prancis Minta UE Batasi Dagang dengan Permukiman Ilegal Israel seperti Krimea
VOI · 6 September 2026 pukul 11.00
PBB: Pengungsian Paksa 33 Ribu Warga Palestina di Tepi Barat Indikasi Kejahatan Kemanusiaan
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 14.21