PBB: Pengungsian Paksa 33 Ribu Warga Palestina di Tepi Barat Indikasi Kejahatan Kemanusiaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Laporan terbaru Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) mengungkapkan bahwa tindakan Israel yang memaksa lebih dari 33.000 warga Palestina mengungsi di Tepi Barat dapat dikategorikan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan dan melibatkan indikasi pembersihan etnis. Laporan setebal 27 halaman ini mencakup periode 5 Desember 2024 hingga 31 Januari 2026, dan menyoroti operasi militer Israel bernama Operation Iron Wall yang diluncurkan pada Januari 2025 di wilayah utara Tepi Barat. Meskipun Israel berdalih operasi ini bertujuan melawan ancaman teroris, PBB menyatakan bahwa penggunaan serangan udara, buldoser lapis baja, dan peledakan terkendali menghancurkan infrastruktur sipil secara sistematis.
Hingga Oktober 2025, kerusakan infrastruktur di kamp-kamp pengungsi mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Pasukan Israel dilaporkan memutus aliran air dan listrik serta menghalangi akses bantuan kemanusiaan ke kamp-kamp yang kini berkembang menjadi kota-kota padat penduduk tersebut. Operasi militer ini menyebabkan sedikitnya 102 warga Palestina tewas, termasuk 21 anak. Salah satu kasus yang disoroti adalah kematian Sondos Shalabi, perempuan berusia 23 tahun yang sedang hamil delapan bulan, yang ditembak karena dianggap melihat ke tanah dengan mencurigakan.
Komisaris Tinggi PBB untuk HAM, Volker Türk, menyatakan bahwa pola operasi ini menunjukkan tujuan mengusir sebanyak mungkin warga Palestina guna memberi ruang bagi pemukiman ilegal Israel. PBB mendesak Israel untuk segera mengakhiri pendudukan selama 59 tahun di wilayah Palestina dan mematuhi temuan Mahkamah Internasional (ICJ) yang menyatakan kehadiran Israel di Wilayah Pendudukan Palestina adalah melanggar hukum. Inggris juga menjanjikan pengaturan ulang kebijakan luar negeri mereka, termasuk langkah-langkah untuk menghentikan perusahaan Inggris membantu pembangunan pemukiman di Tepi Barat, sementara Israel menanggapi dengan peringatan keras.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 20.30
Dana Menipis, PBB Pangkas 50% Bantuan Pangan untuk Palestina
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 07.30
Gereja Palestina Teriak, Sekolah Kristen Terancam Tutup Gegera Israel
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 16.50
PBB Kecam Pembunuhan 2 Warga Palestina di Tepi Barat
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 15.28
Polisi Israel Tembak Mati Warga Palestina di Dekat Gerbang Damaskus, Batasi Akses ke Masjid Al-Aqsa
Berita terkait
PBB Kecam Kekerasan dan Penggunaan Peluru Tajam di Tepi Barat
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 10.50
Serangan Israel Sebabkan Pengungsian Warga Palestina di Tepi Barat Sejak 2023
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 21.00
Serangan Pemukim Israel Terhadap Warga Palestina Mencapai Tingkat yang Tidak Dapat Ditoleransi
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 10.00
Israel Perintahkan Penyitaan Tanah Palestina untuk Perluasan Lokasi Militer di Tepi Barat
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 13.30