Ini Alasan Pemerintah Kucurkan Stimulus Ekonomi Tahap II Senilai Rp26,34 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia mengucurkan stimulus ekonomi tahap II senilai Rp26,34 triliun, yang diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2027. Stimulus ini terdiri dari tiga komponen utama: insentif pajak dan transportasi senilai Rp2,04 triliun, program magang dan vokasi sebesar Rp6,26 triliun, serta bantuan pangan senilai Rp18,04 triliun.
Insentif pajak meliputi PPh Final Royalti khusus sebesar 1,5 persen, diskon transportasi libur sekolah dan Nataru untuk kereta api, Pelni, dan ASDP, PPN DTP 100 persen untuk tiket pesawat ekonomi domestik kepada 6 juta penumpang, serta bea masuk 0 persen untuk LPG industri dan suku cadang pesawat. Program magang dan vokasi menyasar 150 ribu peserta magang mulai Juli 2026 serta 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu pekerja terdampak PHK. Bantuan pangan berupa beras 10 kg untuk 33,24 juta penerima dan bantuan kedelai untuk pengrajin tahu-tempe.
Selain itu, Presiden Prabowo menargetkan defisit RAPBN 2027 sebesar 2,40 persen terhadap PDB, turun dari 2,68 persen di APBN 2026. Belanja negara 2027 direncanakan sebesar Rp4.097,2 triliun, naik dari Rp3.842,7 triliun di APBN 2026, sementara pendapatan negara diperkirakan mencapai Rp3.426 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 19.00
Daftar Program Bansos Ini Cair pada 2027, Anggarannya Rp549,9 T
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.30
Anggaran Subsidi LPG 3 Kg Naik 26,21% pada 2027, Tembus Rp114,1 T
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 10.14
RAPBN 2027, Purbaya Bidik Setoran Pajak-Bea Cukai Rp2.908 T
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.30
RAPBN 2027: Target Penerimaan Pajak dan Bea Cukai Capai Rp 2.908 Triliun
Berita terkait
Daftar 10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Jumbo di RAPBN 2027
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 08.26
RAPBN 2027: Target Pertumbuhan Ekonomi 6 persen, Asumsi Kurs Rp 17.500 per Dolar AS
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 10.01
RAPBN 2027, Pemerintah Siapkan Subsidi BBM-Listrik Rp272 T
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 07.42
Subsidi Energi dalam RAPBN 2027 Capai Rp 272,95 T, Melesat dari 2026
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 06.38